Jumat, 31 Januari 2014

Survey BPS: Penyelenggaraan Ibadah Haji 2013 Memuaskan

beritahaji2013.blogspot.com OnlineSurvey BPS: Penyelenggaraan Ibadah Haji 2013 Memuaskanberitahaji2013.blogspot.com OnlineCO.ID, JAKARTA -- Jajaran Kemenag RI boleh berbangga. Hasil survey yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) selama musim haji 2013 mengungkapkan, indeks kepuasan penyelenggaraan ibadah haji periode 2013 secara umum tergolong memuaskan.

Selasa, 28 Januari 2014

Kemenag Ingin Beli Pesawat untuk Haji

Metro TV NewsKemenag Ingin Beli Pesawat untuk HajiMetro TV Newsberitahaji2013.blogspot.com, Jakarta: Kementerian Agama (Kemenag) masih berkeinginan membeli pesawat haji sebagai salah satu upaya efesiensi pada setiap musim penyelenggaraan ibadah haji. Saat ini, proses persiapan ke arah itu terus berlangsung.

Rabu, 15 Januari 2014

Daftar Tunggu Haji di Daerah Ini Capai 22 Tahun

beritahaji2013.blogspot.com OnlineDaftar Tunggu Haji di Daerah Ini Capai 22 Tahunberitahaji2013.blogspot.com Online... seluruh jemaah yang jumlahnya 147 orang tersebut tidak mengalami masalah," tuturnya. Pada musim haji 2013, Kabupaten Bantaeng mengirim 147 orang jamaah 57 diantaranya laki-laki. Jumlah tersebut setelah mengalami pemotongan kuota 20 persen.

Senin, 13 Januari 2014

Optimisme Bang Haji Rhoma: Subhanallah


beritahaji2013.blogspot.com, Jakarta : "Subhanalllah, dukungan semakin kuat. Umat di grass root terus bertambah memberikan dukungan kepada saya untuk maju sebagai presiden." Itulah sepenggal kalimat yang diungkapkan kandidat calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rhoma Irama di posko Rhoma Irama for Presiden RI di Jalan Dewi Sartika, Jakarta.




Raja Dangdut ini semakin optimistis dengan pencalonannya sebagai presiden, kala dirinya merasa didukung oleh masyarakat Indonesia saat melakukan tablig akbar ke sejumlah daerah di tanah air. Optimisme kemenangan itu muncul karena sistem pemilu di Indonesia sudah berjalan dengan baik dengan mengedepankan mekanisme one man on vote.


"Ini semangat umat. Lihat foto ini. Ini realitas, bagaimana niat mereka mendukung saya sebagai capres," kata Rhoma sambil menunjukkan spanduk bergambar dirinya yang sedang berdiri di hadapan ribuan massa di Pekalongan pada 15 April 2011 lalu.


Selain itu, pelantun lagu 'Begadang' ini juga menyatakan bahwa dirinya sudah mendapat dukungan dari para ulama di PKB. Karena itu, ia meyakini pencalonannya sebagai capres akan berjalan mulus tanpa hambatan yang berarti.


"Saya mendeklarasikan diri sebagai bakal calon karena saya didukung sebagian ulama di PKB," kata Rhoma.


Keseriusannya itu akhirnya diwujudkan dengan membuka posko pemenangan pada Sabtu 14 Desember 2013 lalu yang dinamakan sebagai Posko Pemenangan Rhoma Irama for Republik Indonesia (RIFORRI) yang terletak di Jalan Dewi Sartika Nomor 44, Cawang, Jakarta Timur.


Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyatakan sangat serius mengusung Rhoma Irama sebagai Capres 2014. Muhaimin mengaku, pencalonan Rhoma bukan semata memanfaatkan popularitas sang Raja Dangdut untuk mendongkrak perolehan suara PKB pada Pemilu 2014.


Bahkan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) itu mengaku sudah meresmikan 50 posko pemenangan Rhoma Irama sebagai capresnya di seluruh Kabupaten Kota di seluruh Indonesia.


"Saya sangat serius, bahkan kami sudah meresmikan 50 posko pemenangan Rhoma Irama di seluruh kabupaten yang ada di Indonesia," katanya usai acara Safari Nusantara di Temanggung, Rabu 25 Desember 2013.


Lagu `Keramat` untuk Kampanye

Untuk mensosialisasikan pencapresannya tersebut, Rhoma mengaku, PKB selaku partai pengusungnya itu telah membuatkan 3 video iklan kampanye untuk dirinya menghadapi musim kampanye Pemilu 2014 nanti. Menurutnya, ada 3 buah lagu pada masing-masing iklan tersebut yang menggambarkan visi PKB mengusung Rhoma Irama sebagai Calon Presiden 2014.


"Pertama lagu 'Indonesia', ini liriknya mengajak masyarakat membantu upaya pemberantasan korupsi, lagu kedua 'Reformasi', yang mengajak perubahan dalam aspek kehidupan berbangsa," ujar Rhoma.


Yang terakhir adalah lagu berjudul 'Keramat'. Lagu yang syairnya berisi tentang pengorbanan seorang ibu tersebut, kata Rhoma, bertujuan memperbaiki bangsa dari sisi moralnya.


"Kita prihatin dengan era sekarang. Pembangunan materi memang meningkat tapi imateri menurun. Perbaikan moral penting, apapun tanpa tegaknya moral akan menghancurkan kita sendiri," tutur dia.


Menurut Rhoma, ketiga iklan yang dalam waktu dekat akan segera dirilis di sejumlah stasiun TV. Ketiga iklan tersebut merupakan inisiatif PKB.Siapa Ibu Negaranya?


Sudah menjadi rahasia umum, raja dangdut ini memiliki istri lebih dari satu orang. Lalu jika Rhoma menjadi Presiden, maka siapa istrinya yang akan dijadikan ibu negara ?


"Itu nanti saja," jawab Rhoma di posko Rhoma Irama for Presiden RI (Rifori) di Jalan Dewi Sartika, Jakarta, Sabtu (11/1/2014).


Namun, setelah ditanya mengenai kabar bahwa ia akan menunjuk Ricca Rachim sebagai pendampingnya, Rhoma pun membenarkan. Meski malu-malu, tapi Rhoma tampak tersenyum lebar ketika mendengar nama istrinya itu.


"Iya, insya Allah, insya Allah," sambil menganggukkan kepalanya.


Rhoma menikahi Ricca Rachim sekitar tahun 1984 setelah bercerai dengan istri pertamanya, Veronica. Ricca sendiri juga pernah menjadi pasangan Rhoma di beberapa film yang beredar pada tahun 80-an.


Pada 2 Agustus 2005, Rhoma kembali mengumumkan telah menikahi artis sinetron Angel Lelga secara siri pada 6 Maret 2003, namun hari itu juga ia menceraikannya. Rhoma juga dikabarkan pernah menikah dengan perempuan bernama Marwah Ali yang kemudian dikenal sebagai ibu dari penyanyi Ridho Rhoma.


Belum 100 persen

Meski demikian, jalan Rhoma untuk duduk di kursi RI 1 nantinya belum 100 persen mulus. Lantaran, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sebagai organisasi inspirator pembentukan PKB itu mengisyaratkan belum mendukung sang Raja Dangdut tersebut sebagai capres pada Pilpres 2014. Hal ini dirasa penting, lantaran jutaan warga NU atau yang biasa disebut Nahdliyin merupakan penyumbang suara terbesar PKB di setiap pagelaran pemilu.


Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mengatakan, PBNU tidak dalam kapasitas mendukung program PKB dalam mengusung Rhoma sebagai capres. "Kita tidak mau ikut soal program partai," kata Said Aqil di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (17/12/2013).


Lebih lanjut Said menegaskan, wacana Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk mengusung Rhoma masih belum final. "Saya kira semua partai baru nanti akan diputuskan setelah pileg," tegas Said Aqil.


Selain itu, kata Said, PKB tidak pernah meminta masukan kepada PBNU terkait wacana pencapresan sang Raja Dangdut itu. "Belum ada konsultasi," imbuh dia.


Di sisi lain, Yenny Wahid, putri pendiri PKB KH Abdurahman Wahid alias Gus Dur mengatakan, Rhoma Irama yang diusung PKB sebagai capres 2014 itu sangat jauh dari sosok ayahnya yang juga merupakan mantan Presiden Indonesia ke-4 itu.


"Rhoma Irama itu sudah jauh dari sosok Gus Dur. kalau lihat track record sudah jauh sekali," kata Perempuan bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid ini usai makan siang bersama Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (24/12/2013).


Bahkan, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar sempat membahas 3 tokoh yang bakal diusung partainya sebagai Capres 2014 mendatang, yakni Mahfud MD, Rhoma Irama, dan Jusuf Kalla (JK).


Pria yang akrab disapa Cak Imin itu mengatakan, mayoritas warga Nahdliyin cenderung menginginkan Mahfud MD sebagai calon presiden dibandingkan 2 kandidat lain, yakni JK dan Rhoma.


"Warga Nahdliyin lebih inginnya Mahfud, tapi kita akan lihat dulu ketiganya, bagaimana elektabilitasnya," kata Muhaimin di Jakarta, Minggu (8/12/2013).


Meski demikian, lanjut Muhaimin, suara masyarakat secara umum terhadap Rhoma dan JK tidak dapat dikesampingkan. Sebab, berdasarkan aspirasi dan dukungan yang terlihat, setelah 2 kandidat itu resmi diusung PKB, suara masyarakat di berbagai daerah menunjukkan jumlah peningkatan dukungan yang signifikan.


"Di Aceh, saya dapati 10 ribu warga sangat menganggumi Rhoma. Sedangkan massa PKB di Sulawesi sangat mendukung Jusuf Kalla," beber Cak Imin.


PKB, lanjut dia, tidak akan buru-buru menentukan siapa yang akan memenangi tiket capres untuk Pemilu 2014 dari partai. Sejak awal pengusungan 3 kandidat tersebut, internal partai telah melakukan survei untuk menganalisis popularitas dan elektabilitas mereka.


"Dan tentu juga kita mementingkan kredibilitas, tidak hanya elektabilitas," ujar Cak Imin menanggapi soal potensi Rhoma Irama yang banyak diragukan oleh berbagai kalangan. "Ketiganya sudah lolos kriteria dari internal," tandasnya. (Adm)


Baca juga:Rhoma Irama: Mahfud MD Teman Saya, Bukan PesaingWasekjen PKB: Mahfud MD Lebih Berbobot dari Rhoma IramaRhoma Irama: Subhanallah, Makin Banyak yang Ingin Saya Presiden


Minggu, 12 Januari 2014

Mendorong Haji Berkualitas


beritahaji2013.blogspot.com Oleh: Muhammad AkbarPembinaan kepada para calon jamaah haji harus diintensifkan.Keberhasilan penyelenggaraan haji sesungguhnya tidak hanya diukur pada aspek administrasi semata. Keberhasilan yang sesungguhnya, hakikatnya adalah terbangunnya pemahaman haji secara paripurna pada diri setiap jamaah haji."Selama ini pemerintah masih terjebak pada persoalan yang ukurannya hanya pada aspek administratif saja. Kalau itu yang dijadikan ukuran, tentunya memang sudah baik," kata Ketua Rabithah Haji Indonesia Ade Marfuddin dalam perbincangannya dengan beritahaji2013.blogspot.com di Jakarta, pekan lalu.Aspek administrasi yang dimaksud Ade itu terkait dengan persoalan memindahkan jamaah yang sudah terdaftar untuk pergi ke Tanah Suci. Hal lainnya terkait pula dengan fasilitas pemondokan, sarana transportasi, hingga persoalan katering.Menurutnya, paradigma mengelola haji semacam itu sebenarnya sudah usang alias paradigma lama. Seharusnya, pemerintah tidak lagi menjadikan ukuran fisik semacam itu sebagai indikator keberhasilannya. "Tapi, harusnya mulai memikirkan bagaimana meningkatkan kualitas sisi ubudiah. Dalam hal ini terkait dengan pembinaan manasik bagi setiap calon jamaah," kata dia.Untuk pembinaan manasik ini, Ade mengatakan, Indonesia sudah tertinggal jauh dibandingkan dengan Malaysia.


Pemerintah Malaysia ternyata sudah cukup aktif melakukan pembinaan manasik secara berkala dan rutin dalam rentang tiga tahun sebelum keberangkatan ke Tanah Suci kepada para calon jamaahnya. Sebaliknya, di Indonesia penyelenggaraan manasik yang hanya berlangsung cukup singkat dinilainya masih belum efektif untuk menumbuhkan pemahaman ibadah haji secara mendalam.Secara berkelakar, Ade menyebut para calon jamaah haji dari Indonesia tak ubahnya gerombolan yang sangat bergantung kepada para pembimbing haji. "Malaysia tidak demikian. Mereka sudah berhasil menatanya sebagai rombongan dan setiap individu jamaah sudah tidak lagi bergantung penuh kepada para pembimbing saat beribadah di Tanah Suci. Inilah yang harusnya dijadikan rujukan keberhasilan bagi pemerintah Indonesia ke depan," ujarnya.Mengenai teknis untuk meningkatkan mutu manasik tersebut, Ade menyarankan agar para jamaah yang sudah terdaftar mulai diintensifkan pelatihan manasiknya sejak dua tahun sebelum keberangkatan.


Pelatihan ini dapat dilakukan sepekan sekali dengan menunjuk satu perwakilan ustaz atau tokoh agama untuk memberikan manasik haji."Pelatihan ini harusnya bersifat gratis dan wajib. Biayanya bisa diambil dari uang para jamaah yang masuk ke rekening Menteri Agama. Mereka yang dinyatakan lulus dari program manasik ini nantinya diberikan sertifikat," katanya menjelaskan.Hal serupa juga berulang kali disampaikan Ketua Umum Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kurdi Mustofa. Dia menilai, pemerintah sudah selayaknya menambah persyaratan bagi calon jamaah yang ingin pergi haji. Syarat tambahan itu adalah aspek ilmu dan pengetahuan agama. Dia mengatakan, ukuran pengetahuan agama seorang calon jamaah haji itu dapat dilihat dari proses manasik haji yang dilakukannya.Selama proses manasik haji, Kurdi menyarankan perlu kiranya dipikirkan adanya pengujian membaca Alquran beserta pengetahuan seputar haji. "Bagi yang dinyatakan lulus baru diberikan sertifikat manasik. Sertifikat ini nantinya berguna saat pendaftaran calon jamaah haji," ujarnya.Dalam pandangan Kurdi, selama ini sebagian calon jamaah yang pergi menunaikan ibadah haji lebih banyak mengejar status sosial. Sedangkan, pemahaman yang mendalam sebagai orang yang berhaji belum dilakukan secara maksimal. "Di sinilah perlunya program manasik yang lebih baik. Seharusnya, pemerintah sudah mulai mempertimbangkannya mulai tahun ini," kata dia.Sebelumnya, Menteri Agama Suryadharma Ali menyatakan penyelenggaraan haji 2013 telah berjalan baik. Dia berjanji akan terus berusaha meningkatkan pelayanan, termasuk dalam pembinaan manasik haji. Dia berharap dengan adanya pembinaan ini seluruh jamaah haji Indonesia dapat memperoleh haji mabrur. "Peningkatan kualitas terus kita upayakan, termasuk kemabruran jamaah," ujarnya, seperti dilansir dari laman Kementerian Agama.Secara terpisah, Direktur Pembinaan Haji Kementerian Agama Ahmad Kartono menilai hingga saat ini memang masih perlu ada perbaikan dalam pelaksanaan program manasik haji. Berdasarkan jadwal, program bimbingan manasik akan dilakukan sebanyak tujuh kali di tingkat kecamatan dan tiga kali di tingkat kabupaten. "Untuk bimbingan di tingkat kabupaten kota, akan dilakukan secara massal."Dalam tiga kali pertemuan di tingkat kabupaten, Kartono mengatakan, para calon jamaah akan diberikan pengetahuan yang sifatnya umum.


Pada pertemuan pertama akan disampaikan pengetahuan mengenai kebijakan perhajian, baik yang ada di dalam negeri maupun di Arab Saudi. Pada pertemuan kedua, akan disampaikan mengenai praktik massal manasik haji. Sedangkan, pada pertemuan ketiga di tingkat kabupaten akan dibentuk ketua regu rombongan dan jadwal pemberangkatan kloter jamaah."Sementara, untuk di tingkat kecamatan, akan disampaikan proses perjalanan ibadah haji, materi manasik secara detail, masalah kesehatan, dan hak-hak jamaah. Kita berharap hal ini akan membuat jamaah menjadi lebih paham dan mengerti saat mereka beribadah di Tanah Suci," ujarnya.


BPD DIY Tak Lagi Terima Setoran Biaya Haji


beritahaji2013.blogspot.com YOGYAKARTA -- Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY tidak lagi menjadi bank penerima setoran (BPS) yang digandeng Kanwil Kementrian Agama DIY untuk setoran biaya penyelenggaraan Ibadah Haji (BIPH) 2014. Selain BPD DIY, Bank Bukopin juga tidak lagi menjadi BPS BPIH di DIY."Keputusan itu sesuai dengan keputusan Kementrian Agama per 2 Januari 2014 kemarin," ujar Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kanwil Kemenag DIY, Nurudin, Sabtu (11/1).Menurutnya, sesuai dengan Pasal 22 ayat (1) UU No 13 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji, maka BPIH harus disetorkan ke rekening menteri melalui bank syariah dan atau bank umum nasional yang ditunjuk oleh menteri."Setelah melalui proses seleksi, verifikasi, dan visitasi oleh tim Kementrian maka diputuskan ada tujuh belas bank yang ditunjuk untuk setor BPIH termasuk di DIY," katanya. Tujuh belas bank ini ditetapkan dari tiga puluh berkas pendaftaran dari bank calon BPS yang telah diseleksi sejak Juni hingga November 2013. BPS-BPIH yang ditetapkan adalah bank yang berbadan hukum PT, berbentuk Bank Syariah atau Bank Umum Nasional yang memiliki layanan syariah. Selain itu, BPS-BPIH adalah bank yang berintegrasi dengan sistem layanan haji Kementerian Agama, melaksanakan program penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) atas dana setoran awal, dan tidak memberikan layanan dana talangan haji atau dana sejenisnya.Bank yang ditetapkan sebagai BPS-BPIH tahun 2014-2018 di wilayah DIY terdiri Bank Mandiri Syariah (BSM), Bank Muamalat, Bank Mega Syariah, Bank BNI Syariah, Bank BRI Syariah, dan Bank Panin Syariah, Bank BTN, Bank Permata Syariah, Bank CIMB-Niaga Syariah. Menteri Agama juga menunjuk Bank Transito yakni BRI, Mandiri dan BNI yang bertujuan menutup kesenjangan persebaran wilayah layanan yang belum terakomodasi oleh perbankan Syariah. Selanjutnya kewenangan Bank Transito masih diperbolehkan menerima pendaftaran calon jemaah haji sepanjang dalam Kabupaten/ Kota tidak terdapat Bank Syariah yang di tunjuk diatas.


Optimisme Bang Haji Rhoma: Subhanallah


beritahaji2013.blogspot.com, Jakarta : "Subhanalllah, dukungan semakin kuat. Umat di grass root terus bertambah memberikan dukungan kepada saya untuk maju sebagai presiden." Itulah sepenggal kalimat yang diungkapkan kandidat calon presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Rhoma Irama di posko Rhoma Irama for Presiden RI di Jalan Dewi Sartika, Jakarta.




Raja Dangdut ini semakin optimistis dengan pencalonannya sebagai presiden, kala dirinya merasa didukung oleh masyarakat Indonesia saat melakukan tablig akbar ke sejumlah daerah di tanah air. Optimisme kemenangan itu muncul karena sistem pemilu di Indonesia sudah berjalan dengan baik dengan mengedepankan mekanisme one man on vote.


"Ini semangat umat. Lihat foto ini. Ini realitas, bagaimana niat mereka mendukung saya sebagai capres," kata Rhoma sambil menunjukkan spanduk bergambar dirinya yang sedang berdiri di hadapan ribuan massa di Pekalongan pada 15 April 2011 lalu.


Selain itu, pelantun lagu 'Begadang' ini juga menyatakan bahwa dirinya sudah mendapat dukungan dari para ulama di PKB. Karena itu, ia meyakini pencalonannya sebagai capres akan berjalan mulus tanpa hambatan yang berarti.


"Saya mendeklarasikan diri sebagai bakal calon karena saya didukung sebagian ulama di PKB," kata Rhoma.


Keseriusannya itu akhirnya diwujudkan dengan membuka posko pemenangan pada Sabtu 14 Desember 2013 lalu yang dinamakan sebagai Posko Pemenangan Rhoma Irama for Republik Indonesia (RIFORRI) yang terletak di Jalan Dewi Sartika Nomor 44, Cawang, Jakarta Timur.


Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar menyatakan sangat serius mengusung Rhoma Irama sebagai Capres 2014. Muhaimin mengaku, pencalonan Rhoma bukan semata memanfaatkan popularitas sang Raja Dangdut untuk mendongkrak perolehan suara PKB pada Pemilu 2014.


Bahkan, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) itu mengaku sudah meresmikan 50 posko pemenangan Rhoma Irama sebagai capresnya di seluruh Kabupaten Kota di seluruh Indonesia.


"Saya sangat serius, bahkan kami sudah meresmikan 50 posko pemenangan Rhoma Irama di seluruh kabupaten yang ada di Indonesia," katanya usai acara Safari Nusantara di Temanggung, Rabu 25 Desember 2013.


Lagu `Keramat` untuk Kampanye

Untuk mensosialisasikan pencapresannya tersebut, Rhoma mengaku, PKB selaku partai pengusungnya itu telah membuatkan 3 video iklan kampanye untuk dirinya menghadapi musim kampanye Pemilu 2014 nanti. Menurutnya, ada 3 buah lagu pada masing-masing iklan tersebut yang menggambarkan visi PKB mengusung Rhoma Irama sebagai Calon Presiden 2014.


"Pertama lagu 'Indonesia', ini liriknya mengajak masyarakat membantu upaya pemberantasan korupsi, lagu kedua 'Reformasi', yang mengajak perubahan dalam aspek kehidupan berbangsa," ujar Rhoma.


Yang terakhir adalah lagu berjudul 'Keramat'. Lagu yang syairnya berisi tentang pengorbanan seorang ibu tersebut, kata Rhoma, bertujuan memperbaiki bangsa dari sisi moralnya.


"Kita prihatin dengan era sekarang. Pembangunan materi memang meningkat tapi imateri menurun. Perbaikan moral penting, apapun tanpa tegaknya moral akan menghancurkan kita sendiri," tutur dia.


Menurut Rhoma, ketiga iklan yang dalam waktu dekat akan segera dirilis di sejumlah stasiun TV. Ketiga iklan tersebut merupakan inisiatif PKB.Siapa Ibu Negaranya?


Sudah menjadi rahasia umum, raja dangdut ini memiliki istri lebih dari satu orang. Lalu jika Rhoma menjadi Presiden, maka siapa istrinya yang akan dijadikan ibu negara ?


"Itu nanti saja," jawab Rhoma di posko Rhoma Irama for Presiden RI (Rifori) di Jalan Dewi Sartika, Jakarta, Sabtu (11/1/2014).


Namun, setelah ditanya mengenai kabar bahwa ia akan menunjuk Ricca Rachim sebagai pendampingnya, Rhoma pun membenarkan. Meski malu-malu, tapi Rhoma tampak tersenyum lebar ketika mendengar nama istrinya itu.


"Iya, insya Allah, insya Allah," sambil menganggukkan kepalanya.


Rhoma menikahi Ricca Rachim sekitar tahun 1984 setelah bercerai dengan istri pertamanya, Veronica. Ricca sendiri juga pernah menjadi pasangan Rhoma di beberapa film yang beredar pada tahun 80-an.


Pada 2 Agustus 2005, Rhoma kembali mengumumkan telah menikahi artis sinetron Angel Lelga secara siri pada 6 Maret 2003, namun hari itu juga ia menceraikannya. Rhoma juga dikabarkan pernah menikah dengan perempuan bernama Marwah Ali yang kemudian dikenal sebagai ibu dari penyanyi Ridho Rhoma.


Belum 100 persen

Meski demikian, jalan Rhoma untuk duduk di kursi RI 1 nantinya belum 100 persen mulus. Lantaran, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sebagai organisasi inspirator pembentukan PKB itu mengisyaratkan belum mendukung sang Raja Dangdut tersebut sebagai capres pada Pilpres 2014. Hal ini dirasa penting, lantaran jutaan warga NU atau yang biasa disebut Nahdliyin merupakan penyumbang suara terbesar PKB di setiap pagelaran pemilu.


Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mengatakan, PBNU tidak dalam kapasitas mendukung program PKB dalam mengusung Rhoma sebagai capres. "Kita tidak mau ikut soal program partai," kata Said Aqil di Gedung PBNU, Jakarta, Selasa (17/12/2013).


Lebih lanjut Said menegaskan, wacana Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar untuk mengusung Rhoma masih belum final. "Saya kira semua partai baru nanti akan diputuskan setelah pileg," tegas Said Aqil.


Selain itu, kata Said, PKB tidak pernah meminta masukan kepada PBNU terkait wacana pencapresan sang Raja Dangdut itu. "Belum ada konsultasi," imbuh dia.


Di sisi lain, Yenny Wahid, putri pendiri PKB KH Abdurahman Wahid alias Gus Dur mengatakan, Rhoma Irama yang diusung PKB sebagai capres 2014 itu sangat jauh dari sosok ayahnya yang juga merupakan mantan Presiden Indonesia ke-4 itu.


"Rhoma Irama itu sudah jauh dari sosok Gus Dur. kalau lihat track record sudah jauh sekali," kata Perempuan bernama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid ini usai makan siang bersama Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (24/12/2013).


Bahkan, Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar sempat membahas 3 tokoh yang bakal diusung partainya sebagai Capres 2014 mendatang, yakni Mahfud MD, Rhoma Irama, dan Jusuf Kalla (JK).


Pria yang akrab disapa Cak Imin itu mengatakan, mayoritas warga Nahdliyin cenderung menginginkan Mahfud MD sebagai calon presiden dibandingkan 2 kandidat lain, yakni JK dan Rhoma.


"Warga Nahdliyin lebih inginnya Mahfud, tapi kita akan lihat dulu ketiganya, bagaimana elektabilitasnya," kata Muhaimin di Jakarta, Minggu (8/12/2013).


Meski demikian, lanjut Muhaimin, suara masyarakat secara umum terhadap Rhoma dan JK tidak dapat dikesampingkan. Sebab, berdasarkan aspirasi dan dukungan yang terlihat, setelah 2 kandidat itu resmi diusung PKB, suara masyarakat di berbagai daerah menunjukkan jumlah peningkatan dukungan yang signifikan.


"Di Aceh, saya dapati 10 ribu warga sangat menganggumi Rhoma. Sedangkan massa PKB di Sulawesi sangat mendukung Jusuf Kalla," beber Cak Imin.


PKB, lanjut dia, tidak akan buru-buru menentukan siapa yang akan memenangi tiket capres untuk Pemilu 2014 dari partai. Sejak awal pengusungan 3 kandidat tersebut, internal partai telah melakukan survei untuk menganalisis popularitas dan elektabilitas mereka.


"Dan tentu juga kita mementingkan kredibilitas, tidak hanya elektabilitas," ujar Cak Imin menanggapi soal potensi Rhoma Irama yang banyak diragukan oleh berbagai kalangan. "Ketiganya sudah lolos kriteria dari internal," tandasnya. (Adm)


Baca juga:Rhoma Irama: Mahfud MD Teman Saya, Bukan PesaingWasekjen PKB: Mahfud MD Lebih Berbobot dari Rhoma IramaRhoma Irama: Subhanallah, Makin Banyak yang Ingin Saya Presiden


Rabu, 08 Januari 2014

Komunitas Pecinta Tahajud Adakan Pengajian Perdana

beritahaji2013.blogspot.com OnlineKomunitas Pecinta Tahajud Adakan Pengajian Perdanaberitahaji2013.blogspot.com OnlineIa menyebutkan, ada yang bisa punya anak setelah bertahun-tahun menikah, ada yang hutangnya lunas, dapat jodoh, bisnis lancar bahkan bisa berangkat haji dengan modal shalat tahajud. ''Jadi, kami berharap kegiatan perdana ini bisa menjadi sebuah gerakan ...

Jumat, 03 Januari 2014

Pengembaraan batin di Tanah Haram dalam bait

ANTARAPengembaraan batin di Tanah Haram dalam bait-bait puisiANTARAIa menumpahkan seluruh ekspresi batinnya sejak mendapatkan kabar rencana keberangkatan ke Tanah Suci dari biro perjalanan sampai selesai menunaikan ibadah haji dalam buku puisi setebal 119 halaman yang diterbitkan Bahari Press tahun 2013.

Kamis, 02 Januari 2014

Tak Pernah Ambil Gaji, Rela Jadi Pengepul Rongsokan Demi Naik Haji

JPNN.comTak Pernah Ambil Gaji, Rela Jadi Pengepul Rongsokan Demi Naik HajiJPNN.comDengan obsesinya agar bisa naik haji, Dedi tak merasa minder bergaul dengan barang-barang bekas yang dikumpulkannya. Tak jauh dari kantornya ... Masih di tahun 2013 lalu, Dedi dan istinya baru saja pulang dari tanah suci Makkah untuk ibadah umroh.