Minggu, 27 Oktober 2013

Suhu di Padang Arafah Saat Wukuf Mencapai 37 Derajat Celcius

Metro TV NewsSuhu di Padang Arafah Saat Wukuf Mencapai 37 Derajat CelciusMetro TV Newsberitahaji2013.blogspot.com, Jakarta: Suhu di Padang Arafah, Mekkah, Arab Saudi, Senin (14/10) pukul 12.04 waktu setempat (16.04 WIB), mencapai 37 derajat celsius. Hari ini, jutaan jemaah haji sedang beribadah wukuf si sekitar Jabal Rahmah, Padang Arafah.

'Melayani Kesehatan Haji itu Harus Ikhlas'

Metro TV News'Melayani Kesehatan Haji itu Harus Ikhlas'Metro TV NewsANTARA/Maha Eka Swasta/rj. beritahaji2013.blogspot.com, Madinah: Ada saja cerita yang dirasakan kaum muslimin--baik jemaah maupun petugas haji--saat berada di Tanah Suci Mekah. Salah satunya dialami Rokayah, yang bertugas sebagai dokter di kloter JKS14.

Kamis, 24 Oktober 2013

Waduh.. Jamaah Haji Minta Diantar dari Mekah ke Halim Pakai Taksi

beritahaji2013.blogspot.comWaduh.. Jamaah Haji Minta Diantar dari Mekah ke Halim Pakai Taksiberitahaji2013.blogspot.com... 24/10/2013 16:17. TOPIK #haji #jamaah-haji. Waduh.. Jamaah Haji Minta Diantar dari Mekah ke Halim Pakai Taksi. (Liputan6 TV). Tweet. beritahaji2013.blogspot.com, Jakarta : Musim haji 2013 telah usai. Sebagian jamaah haji telah pulang ke Tanah Air masing-masing.

Rabu, 16 Oktober 2013

Berseteru 25 Tahun, 2 Jamaah Haji Asal Indonesia Rujuk di Arafah

beritahaji2013.blogspot.comBerseteru 25 Tahun, 2 Jamaah Haji Asal Indonesia Rujuk di Arafahberitahaji2013.blogspot.comAnak-Anak Pengasong Arafah `Terselip` di Antara Riuh Jamaah Haji. Dilansir laman Saudi Gazette, Selasa (15/10/2013), hubungan keduanya menjadi renggang, sesama anggota keluarga saling menjauh, setelah menerima jatah warisan masing-masing.

Selasa, 15 Oktober 2013

Suhu di Padang Arafah Saat Wukuf Mencapai 37 Derajat Celcius

Metro TV NewsSuhu di Padang Arafah Saat Wukuf Mencapai 37 Derajat CelciusMetro TV Newsberitahaji2013.blogspot.com, Jakarta: Suhu di Padang Arafah, Mekkah, Arab Saudi, Senin (14/10) pukul 12.04 waktu setempat (16.04 WIB), mencapai 37 derajat celsius. Hari ini, jutaan jemaah haji sedang beribadah wukuf si sekitar Jabal Rahmah, Padang Arafah.

Minggu, 13 Oktober 2013

Seluruh Jemaah Calon Haji Asal Solo Tuju Arafah


Menjelang puncak ibadah haji, Jumat (4/10/2013) lalu, Kakbah dan Masjidil Haram semakin padat jemaah calon haji. (JIBI/Solopos/Antara/Fitri Supratiwi)


Solopos.com, BOYOLALI - Seluruh jemaah calon haji yang diberangkatkan melalui Embarkasi Solo telah meninggalkan Madinah. Sebanyak 26.444 calon haji itu kini dalam perjalanan menuju ke Arafah.


Angka tersebut tertera dari data informasi terakhir dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Minggu (13/10/2013). Informasi lain dari Siskohat, tidak ada calon haji yang menderita sakit atau sedang menjalani perawatan.


Petugas pemantau Siskohat Dani Budiyanto dan Nur Adi kepada Solopos.com menjelaskan jemaah calon haji akan tiba dan bermalam di Arafah pada malam harinya. Keesokannya, tepat di hari Idul Adha, para jemaah berada di Arafah selama satu hari.


"Jemaah berada di Arafah dari pagi hingga sore. Belum ada informasi haji terkait jemaah yang meninggal atau yang sakit, baik melalui telepon atau Siskohat. Biasanya informasi haji akan muncul pada saat jemaah melakukan perjalanan ke Mina," paparnya.


Ia mengatakan, setelah dari Arafah, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Mina dilajutkan ke Muzdalifah. Di perjalanan, mereka sembari melakukan mabid atau berhenti sejenak mengambil kerikil untuk lempar jumrah ketika sesampainya di Mina nanti.


Untuk kepulangan haji, dari Kanwil Kementerian Agama (Kanwil) Provinsi Jawa Tengah akan masuk debarkasi pada 18 Oktober mendatang. Rencananya, dalam kedatangan jemaah haji pertama pada 21 Oktober, pihaknya akan mengundang Gurbernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.


Sabtu, 05 Oktober 2013

Tengah Pemeriksaan Kesehatan, Calhaj Asal Klaten Nyaris Kehilangan Rp3,4 ...

SoloposTengah Pemeriksaan Kesehatan, Calhaj Asal Klaten Nyaris Kehilangan Rp3,4 ...SoloposSolopos.com, KLATEN – Salah seorang calon jemaah haji (calhaj) asal Desa Malangan, Tulung, Klaten, Suyatno Atmo Sumarto, 61, nyaris kehilangan uang. Karena uang bekal Rp3,4 juta yang dibawa jatuh saat pemeriksaan kesehatan di ruang Jeddah.

PPIH Ingatkan Calhaj Rawan Tersesat


Tim sapu jagat bertugas menyisir dan mengantarkan calon haji yang tersesat di Tanah Suci. (kemenag.go.id)


Solopos.com, BOYOLALI - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo mengingatkan para jemaah calon haji (calhaj) untuk selalu bergerombol dengan kelompoknya saat berada di Tanah Suci. Hal tersebut mengingat banyak laporan jemaah tersesat karena terpencar dari kelompoknya atau sering bepergian sendiri.


Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Solo, Badrus Salam melalui Staf Subbag Pengumpulan dan Pengolah Data (Pulahta), Roqi Setyawan saat ditemui Solopos.com, Sabtu (5/10/2013) mengimbau para jemaah untuk selalu bergerombol.


Petugas PPIH yang berada di Tanah Suci sering kali menerima laporan jika banyak yang calhaj yang kesulitan menemukan arah kembali ke lokasi penginapan.


"Banyak laporan jamaah haji yang tersesat karena pergi belanja. Atau, mereka terpisah dari rombongannya saat melakukan serangkaian ibadah haji. Laporan tersebut diterima dari petugas PPIH saat melakukan pengecekkan di penginapan jemaah setelah beberapa hari tidak kembali," jelasnya.


Ia mengatakan, hal itu biasanya sering terjadi pada jemaah yang berusia lanjut. Mereka tersesat karena fisiknya sudah lelah dan tidak bisa konsentrasi mengingat jalan pulang.


"Misalnya jemaah setelah salat Magrib di Masjidil Haram, saat itu jemaah terpencar dari kelompoknya dan tidak bisa kembali pulang," paparnya.


Untuk itu, ia mengimbau jemaah calhaj selalu memperhatikan dan mengingat tanda-tanda jalan yang dilaluinya. Meski di sana banyak petugas PPIH yang bertugas mengembalikan jemaah yang tersesat.


"Jika tersesat, jemaah lebih baik istirahat sebentar sambil mengingat-ingat kembali jalan pulang. Jika tidak bisa mengingatnya, jemaah bisa mencari petugas PPIH di sana. Mereka memakai baju berwarna biru muda, di lengan tanganya terdapat tanda bendera merah putih," paparnya.


Selasa, 01 Oktober 2013

Pedagang Oleh

SoloposPedagang Oleh-Oleh Haji Antar Pesanan Sampai RumahSoloposPedagang oleh-oleh haji Yayah Helaha, 30, pedagang suovenir di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali merapikan barang dagangannya, Selasa (1/10). Omzet penjualannya turun hingga separuh dibanding tahun lalu. (Ivan Andi M/JIBI/Solopos).